Pages

Subscribe:

November 25, 2014

Bagaimana cara menjadi seorang James Bond #1



Bagaimana cara menjadi seorang Secret Agent.

Siapa yang tak mengenal agen mata-mata rahasia dari Inggris, paling tangguh (meski Cuma ada di film). Yap, dialah James Bond sang agen rahasia 007. Setelah sibuk bertarung dengan sekelompok tentara, dan lolos dari gunung berapi  yang menjadi markas rahasia para penjahat, James Bond masih tetap bisa terlihat keren bersama dengan para wanita cantik!. Pastinya rekan-rekan juga kepengen seperti dia, kan?. Tindakan yang selalu  terencana, selangkah lebih maju, serba bisa, tangguh, cerdas, dan Antusias.

Apa yang anda dapat lakukan untuk mengembangkan kemampuan seorang James Bond yang sangat briliant tersebut? Nah, 2 kemampuan dasar berikut serta beberapa tips dalam bertindak layaknya serang mata-mata diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kalian sebagai seorang agen rahasia layaknya seorang James Bond.


1.    Selalu melakukan Observasi
Kegiatan mata-mata adalah observasi. Trik dalam observasi adalah bagaimana membangun kemampuan kita untuk melihat lebih jelas dan mengingat kembali apa yang telah kita lihat secara detail. Ini langkah-langkah bagaimana kita belajar melakukannya.
Salah satu adegan James Bond di film "Quantum of Solace"
Tidak perlu repot-repot untuk melakukannya, mulai dari kamar anda saja, perhatikan kondisi kamar anda secara perlahan-lahan. Biarkan semuanya tertangkap jelas oleh mata anda. Biarkan kondisi kamar masuk kedalam pandangan anda. Nah, berikutnya tutup mata dan coba simpan baik-baik gambaran kondisi kamar anda, coba lihat keadaan kamar lewat kegelapan dibalik mata atau pikiranmu. Ketika gambarannya mulai menghilang , buka mata  untuk beberapa detik dan lihat detail keadaan kamarmu sekali lagi. Tutup kembali mata anda dan mulai membayangkan kondisi kamar anda kembali. Lakukan hal tersebut beberapa kali. Kemudian dengan mata masih tertutup, gambarkan kembali kondisi kamar anda sebanyak mungkin yang bisa anda ingat. Kemudian catat benda-benda berwarna biru yang ada didalam kamar anda – buka mata anda dan coba periksa. Lalu tutup mata anda dan cobalah mengingat semua yang ada didalam kamar anda, seluruhnya.

Latihan ini akan lebih mudah jika kita berada di dalam kamar yang kita kenali sebelumnya, tapi anda akan terkejut dengan banyaknya benda-benda yang tidak kita ketahui sebelumnya. Uji coba yang lebih menantang apabila kita melakukannya di kamar atau di tempat yang masih asing bagi kita. Caranya sama, amati sekitar kita, ambil gambar yang nyata. Tutup  mata anda, lihat ruangan dalam pikiran anda, buka mata anda, periksa setiap detail dalam ruang dan catat semuanya.

Anda bisa bertanya kepada diri anda beberapa pertanyaan untuk menguji daya observasi anda. Dimana arah jalan keluarnya? Berapa banyak jendela? Berapa banyak orang dalam ruangan? Apa yang mereka lakukan? Bagaimana layout ruangan? Dan sebagainya. Lakukan hal ini dengan baik. Anda juga dapat melakukan permainan ini dengan orang lain. Layaknya seorang aktor yang sedang belajar berakting, anda harus mempelajari wajah orang, ekspresi mereka, tingkah laku mereka, pakaian mereka, dan cara berbicara mereka. Observasi semuanya dan tetaplah buat catatan. Jika anda seorang mata-mata atau detektif, tidak ada pilihan lain selain isi pikiran kita dengan informasi sebanyak mungkin.

2.         Berpikir cerdas
Salah satu Buku tentang “Otak” yang bisa kita jadikan acuan adalah “Lateral Thinking” yang ditulis oleh Edward de Bono. Buku ini bisa mempengaruhi cara kita berpikir. Edward de Bono, sendiri adalah orang dengan pemikiran jenius, jadi simak buku-buku dia tentang optimalisasi kerja otak.
Jason Bourne sedang mengamati menggunakan Monoscope
Keindahan dari lateral thinking bahwa dimanapun anda berpijak saat ini. Akan ada beberapa jalur alternatif yang tak terhingga yang mungkin bisa anda masuki. Inilah kebebasan yang sejati.
Sayangnya, kita selalu melatih cara berpikir kompleks kita sendiri. Akan selalu ada jalan masuk dan jalan keluar. Kita cukup mengikuti gambar tanda panah di lantai. Tapi sebagai seorang agen rahasia, kita harus bisa mengusai diri kita. Anda akan menemukan situasi dimana anda terperangkap dengan cara berpikir kita yang kompleks. Itu akan membunuh anda kecuali anda berkeinginan untuk keluar dan memikirkan tindakan alternatif lainnya.

Bagaimana anda melakukan hal itu? Sangat mudah. Mulailah dengan memikirkan alternatif lain tersebut. alternatif dalam bertindak, alternatif dalam berbicara, pokoknya teruslah menanyakan pertanyaan alternatif lainnya.

Contoh pertanyaan jika kita berpikir secara Lateral seperti:
-          Apa lagi yang bisa kita lakukan?
-          Adakah : cara / perkataan / tulisan /cara berpikir / melakukan sesuatu, yang lain?
-          Seperti apa itu?
-        Bagaimana Mr. X melakukan hal ini (dimana Mr. X bisa saja =James Bond, Albert Einstein, Jason Bourne, Jacky Chan, atau nama lainnya)
-          Bagaimana jika aku : membaliknya/ mengeluarkan yang ada didalam/ membalikkannya kebawah?
-          Apa yang terjadi jika aku menerimanya dibanding jika menolaknya?
-       Bagimana jika aku membuatnya : lebih besar/ lebih kecil, lebih berisik/ lebih sunyi, lebih bersinar / lebih gelap, lebih keras/ lebih lembut?
-         Bagaimana jika ini : terlihat  berwarna kuning? Hijau? Terbuat dari Saos tomat? Atau dari luar angkasa?

Lateral thinking, mempunyai arti membuat jalur baru dari arah yang sudah ada sebelumnya. Kreatifitas yang muncul layaknya akar pohon yang selalu  tumbuh mengikuti jalur yang sudah ada, menyebar dan menjelajah ranting dan cabang baru.  Selalu mencari sudut baru, arah yang baru, dan tidak pernah berhenti menyelidiki apa yang kamu perkirakan.

Mata-mata, atau biar lebih keren kita sebut saja “Spy”, adalah orang yang sangat terlatih yang biasanya menguasai segala hal diluar kepalanya dan melakukannya dengan intuisi yang tepat. Jika kita ingin menjadi seperti James Bond, Jason Bourne, Nancy Drew, Sherlock Holmes, Ethan Hunt, maupun Alex Cross. Lupakan aja bro!, soalnya mereka itu Cuma tokoh fiksi, glamor, yang pada dasarnya diceritakan memang serba bisa. Namun jika kita cuma ingin menguasai kemampuan mereka dalam hal pengamatan, penyelidikan, dan berencana mau masuk kesatuan polisi unit investigasi, Silahkan melanjutkan membaca postingan bagian kedua. (MY)

0 comments:

Post a Comment