Pages

Subscribe:

June 15, 2017

Berada diketinggian, berikut 8 Rumah Pohon paling Unik di dunia


Rumah pohon unik yang ada didunia

Ada berbagai macam rumah pohon yang ada didunia, dan kebanyakan dibedakan berdasarkan peruntukannya. Ada yang difungsikan sebagai rumah bermain bagi anak-anak, tempat menyendiri bagi orang dewasa, bahkan diawal tahun 1500-an, rumah pohon juga difungsikan sebagai wahana taman bermain bagi penduduk di Italia.

Penulis literatur arsitektur ternama, Philip Jodido, menulis sebuah buku tentang rumah-rumah kayu paling spektakuler yang ada diseluruh dunia, dari yang dibuat oleh arsitek terkenal hingga buatan pengrajin lokal. Buku karyanya itu ia beri judul: “Tree Houses: Fairy Tale Castles in the Air.”

Jodido menuliskan bahwa "Rumah Pohon yang ada dibuku ini menggambarkan sejarah mengenai bangunan atau gedung, yang bahkan sudah dimulai sebelum sejarah itu dicatat.”   

Sesungguhnya, Konsep rumah pohon dalam buku ini membahas mengenai akar dari rumah-rumah yang  ada saat ini, yang sudah dimulai sejak abad pertama.  Lanjut ke beberapa ribu tahun kemudian, ditampilkan pula desain gambar rumah dengan konsep pedesaan yang berada diudara, karya desainer industrial, Benoît Fray, yang rencana akan dibangun di pegunungan Alpen.
Cover buku “Tree Houses: Fairy Tale Castles in the Air.”
Ada sekitar 50 desain yang ditampilkan dan masing-masing berbeda desainnya. Menurunya, jika anda berencana akan membangun rumah pohon, maka langitlah batasan anda.

Oke gaes, berikut 8 rumah pohon spektakuler yang bisa kita jumpai dibeberapa negara didunia versi buku karya Philip Jodido:


1.    UFO Tree Hotel, karya  Inredningsgruppen (Harads, Swedia).
UFO Tree House
Rumah pohon yang ada di Swedia ini sebenarnya adalah bagian dari Harads Tree Hotel. Struktur gedung yang simpel dan ringan ini dinamakan UFO Tree Hotel karena bentuknya yang memang mirip UFO.

2.    Hapuku Lodge, bagian dari Hapuku Lodge Tree Houses (Kaikoura, Selandia Baru)
Hapuku Lodge Tree Houses, Selandia Baru
Dilengkapi jendela kaca dan beberapa struktur rumah tradisional, banyak yang beranggapan kalau lima bangunan Hapuku Lodge yang berada di Selandia baru ini, tidak qualified. Struktur bangunannya terbuat dari kayu asli dan atap sirap tembaga, yang keseluruhannya dibangun diatas pohon.

3.    Teahouse Tetsu, karya Terunobu Fukimori (Hokuto, Jepang)
Teahouse Tetsu, Jepang
Dikelilingi oleh pepohonan bunga sakura, Teahouse Tetsu, karya Terunobu Fukimori, ini terlihat seperti rumah yang tiba-tiba muncul dari dunia lain. Perancang rumah mungil itu mengatakan “Rumah pohon itu, lebih terlihat sebagai rumah untuk orang kerdil atau kurcaci”.

4.    Mirrorcube Tree Hotel, karya Tham & Videgard Arkitekter (Harads, Swedia)
Mirrorcube Tree Hotel
Berada didalam hutan belantara Swedia Utara,  Mirrorcube Tree Hotel memiliki struktur bangunan yang keseluruhannya ditutupi oleh kaca cermin. Rumah pohon yang memiliki view 360 derajat ini dirancang oleh Tham & Videgard untuk hotel Brittas Pensionat yang tidak jauh dari lokasi rumah pohon.

5.    Yellow Tree House Restaurant, karya Pacific Environments Architects (Warkworth, Selandia Baru)
Yellow Tree House Resto
Bangunan Restoran ini memiliki luas 44 meter persegi dan menutupi sebuah pohon redwood di Warkworth, Selandia Baru, setinggi 40 meter. Ide konsep rumah pohon ini, menurut Peter Eising, ialah supaya mudah dalam menemukan produk dan jasa yang ada dalam buku Yellow Pages.

6.    Casa na Arvore, karya Richard Brunelli (Sao Paulo, Brazil)
Casa na Arvore, Brazil
Richard Brunelli merupakan kontraktor rumah pohon nomor satu di Brazil. Ia membangun rumah pohon ini dengan menggunakan kayu mahoni dan pohon jati.

7.    Nicko Bjorn Elliot Tree House (Toronto, Kanada)
Rumah pohon yang berada di Toronto, Kanada
Ditopang oleh tiga tiang dan berdiri diatas sebuah pohon pinus, rumah yang memang diperuntukkan untuk anak kecil ini dirancang oleh  Nicko Bjorn Elliot, di Toronto. Rumah pohon ini juga dilengkapi dengan satu tiang untuk meluncur turun kebawah, seandainya jika kita ingin segera turun dari rumah.

8.    Bialsky Tree House, karya Pete Nelson dan Michael Ince (New York, Amerika)
Rumah kayu ini terbuat dari kayu bekas
Menurut perancang rumah pohon ini, Pete Nelson, “Lebih mirip rumah jangkung daripada sebuah rumah pohon”. Nelson membangun rumah tersebut bersama seniman Michael Ince dari material kayu bekas yang memang diperuntukkan untuk rumah anak.

Well, semoga beberapa rumah pohon diatas, ada yang bisa kita jadikan inspirasi untuk membangun rumah masa depan kita sendiri. Someday. (MY)