Pages

Subscribe:

February 28, 2018

Bioskop Bisik – Nonton film saat ini juga bisa dinikmati oleh para Tuna Netra, lho.


Bioskop Bisik,dimana penyandang Tuna Netra bisa menikmati film yang diputar

“Cuma dibioskop ini, para pengunjung diwajibkan untuk mengobrol dengan sesama rekannya yang Tuna Netra – sehingga mereka juga bisa menikmati tayangan film sama halnya dengan orang yang normal.”

Siapa sih yang nggak suka nonton film? – Dengan menonton, kita bisa melihat hiburan menarik lewat layar lebar serta menikmati sebuah cerita dengan suara dan visual efek yang memukau. Tapi, bagaimana halnya dengan saudara kita, penderita Tuna Netra?.

Bagi Irma Hikmayanti, DULU, menonton film di bioskop atau menyewa VCD film dan menontonnya dirumah merupakan pengalaman paling menyenangkan baginya. Akan tetapi, semuanya sirna, saat dokter mendiagnosanya menderita penyakit glaucoma saat ia kecil dan akhirnya membuat ia kehilangan penglihatannya.


Sejak itu, Irma tidak bisa lagi merasakan asyiknya menonton film, sampai akhirnya ia mengenal yang namanya “Bioskop Bisik”.
Salah satu Event yang digelar "Bioskop Bisik"
Ditempat itu, semua orang bisa menikmati film yang mereka nonton, bahkan bagi orang buta sekalipun. Caranya: yaitu dengan menempatkan seorang rekan “sukarelawan” untuk duduk disamping mereka (istilahnya: Pembisik), sambil menjelaskan mengenai tiap adegan film yang sedang mereka nonton saat itu.

“Rasanya seperti aku bisa meIihat lagi, karena aku bisa menikmati film yang sedang diputar. Rasanya seperti aku bisa melihat kembali.”ujar Irma, saat pertama kali berkunjung ke Bioskop Bisik.
Suasana dalam Bioskop Bisik
Bioskop Bisik didirikan oleh Ramya Prajna, yang merasa perlu untuk membangun sebuah tempat dimana semua orang bisa saling berinteraksi satu sama lain bahkan dengan orang  yang “berbeda” dengan mereka. Suatu tempat dimana mereka bisa saling berbagi pengalaman dengan nonton film bersama. “Tujuan utamanya ialah memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa Sebenarnya mata kita tidak hanya untuk kita saja, tapi juga untuk orang lain.” Ujar Ramya.
Bisa menonton film lagi, adalah hal yang sangat berarti bagi Cheta, seorang partisipan yang punya sahabat baru bernama Kenny, yang selalu menceritakan padanya film yang sedang mereka nonton. “Kenny...menceritakan tiap adegan dalam film dengan sangat detail, kadang kami juga cerita hal yang lain sambil bercanda, saat nonton film,” ujar Cheta.

Jika anda berdomisili di Jakarta dan tertarik untuk bergabung menjadi rekan pembisik / Story Teller untuk saudara kita di Bioskop Bisik. Silahkan registrasi dengan meng-klik tautan dibawah ini.
https://www.ourbetterworld.org/en/volunteer-bioskop-bisik 

Kenny menambahkan: “Kita berdua sangat senang.”. Mereka berdua bisa nonton bareng layaknya orang pada umumnya, tak peduli apakah mereka bisa melihat atau tidak, dan memang seharusnya seperti itu, dimana tak ada lagi kesenjangan antara orang yang bisa dan tidak bisa melihat.
Ramya Prajna, Founder Bioskop Bisik
Dengan adanya Bioskop Bisik, Ramya setidaknya bisa memberikan harapan bagi semua orang untuk bisa menikmati hidup ini. Bioskop Bisik dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan yang ada – Dimana orang yang mampu melihat bisa semakin lebih mengerti apa yang dibutuhkan saudara mereka yang tidak mampu melihat, dan sebaliknya saudara kita yang tidak bisa melihat bisa makin percaya diri menjalani hidup mereka dan tahu bahwa masih ada orang baik diluar sana yang tulus dan peduli dengan mereka (MY).