![]() |
Judi online terbesar pertama yang dirintis oleh Shaked bersaudara, 888 Casino |
Lahir di Netanya, Israel, dua bersaudara Avi dan Aaron Shaked boleh dibilang merupakan tipikal mahasiswa sukses dari
Universitas Ben Gurion. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda, sukses
merekapun dimulai saat ide cemerlang muncul di saat yang tak terduga.
Sang kakak, Avi, adalah seorang lulusan sarjana dibidang
Teknik Kimia dan sempat bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi sedangkan
sang adik, Aaron saat itu masih kuliah di fakultas kedokteran gigi.
![]() |
Avi Shaked, bersama sang adik Aaron, mereka membangun situs judi online terbesar. |
Pada suatu hari, profesor di Universitas Aaron kuliah, mengundangnya
untuk hadir dalam konferensi dokter gigi yang digelar di Monte Carlo. Seperti konferensi dokter gigi sebelumnya, ada sesi
permainan “judi” diantara sesi seminar dan kuliah. Melihat hal tersebut, Aaron
kemudian memiliki ide untuk mendirikan bisnis judi casino online. Meksipun Aaron bukanlah orang pertama yang melahirkan
ide membangun arena judi virtual namun
gagasannya tentang All in one judi
online yang menawarkan berbagai macam pengalaman berjudi sudah cukup untuk
meyakinkan kakaknya, Avi, bahwa model bisnis seperti itu sangatlah menjanjikan. So, Tak perlu waktu lama, keduanya
langsung mulai membangun situs judi online yang dikemudian hari dikenal dengan
nama 888.com.
Pengembangan Ide
dalam bermain game
Karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan Avi dan Aaron
dibidang perjudian, menyebabkan situs judi online yang mereka buat hanya mampu menjaring
beberapa pelanggan saja diawal berdirinya. Avi lalu menghabiskan banyak
waktu melakukan observasi di
tempat-tempat judi, mempelajari teknik berjudi dan cara kerja masing-masing mesin
judi serta mencoba cara bagaimana membawa suasana arena judi kedalam situs
online.
![]() |
Saat ini ada banyak macam model judi online yang ditawarkan di dunia maya. |
Setelah melalui berbagai macam pertimbangan, merekapun sadar kalau
mereka butuh bantuan dari pakar dibidangnya. Akhirnya mereka menemui dua orang
bersaudara yang tahu banyak tentang software
dibalik game judi, Shay dan Ron Ben-Yitzhak. Mereka berempat lalu sepakat menjalankan usaha tersebut dan saking yakinnya
merekapun menggadaikan rumah untuk modal membangun situs baru mereka.
Mereka lalu memilih Antigua
sebagai basis operasi usaha dengan alasan sistem pajak usaha disana yang
tidak terlalu memberatkan dan akhirnya pada Mei 1997, situs judi online mereka,
Casino-on-Net resmi diluncurkan.
Seperti yang diharapkan, situs judi online pertama mereka berjalan baik dan sukses
besar sehingga mereka mendirikan situs judi online kedua bernama Reef Club Casino diluncurkan setelahnya.
![]() |
Proses pajak usaha di Antigua yang gak ribet menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi kantor 888 |
Seiring bisnis mereka yang semakin berkembang, tarif pajak
di Antigua-pun ikut naik. Aaron kemudian meminta bantuan kenalannya di
Gibraltar untuk memindahkan basis usaha mereka ke wilayah yang tarif pajaknya
cukup ringan serta memiliki suasana yang nyaman.
Ditahun 2005, perusahaan mereka yang saat itu bernama Virtual Holding Ltd, memutuskan untuk go public dengan menjual saham mereka di
London Stock Market dengan merek dagang
888. Pada Maret 2007 perusahaan mereka lalu membeli bingo giant Globalcom Ltd senilai US$43,4 juta dan mendirikan Wink Bingo ditahun berikutnya.
![]() |
Besarnya hadiah yang ditawarkan mampu menarik minat para pejudi online |
Casino-on-Net kemudian berganti nama menjadi 888casino ditahun 2010 dan menjadi
salah satu merek dagang yang paling dikenal dan tersukses di dunia. 888
Holdings juga memperoleh status FTSE 250 tahun 2008 dan bertahan didaftar UK’s Top Listed businesses dengan nilai
pendapatan mencapai $520,8 juta ditahun 2016. Selama periode itu, 888 juga
nyaris bergabung dengan Ladbrokes ditahun 2006. William Hill juga hampir
mengambil alih usaha tersebut ditahun 2015, namun perusahaan memutuskan untuk
tetap independen atas arahan dari lembaga pengamat pasar untuk game mobile yang terus berkembang hingga
saat ini.
Pasca berdirinya 888
Shaked bersaudara memutuskan untuk tidak lagi mengelola 888
ditahun 2006 dan ingin mencari peruntungan dibidang lain. Avi yang selama ini
tertarik dengan dunia politik, kemudian memutuskan untuk terlibat dibidang itu.
Ia sempat menjadi ketua kontributor dalam pembentukan konvensi Jenewa 2003 yang
berperan penting dalam mendorong terwujudnya upaya perdamaian antara Palestina
dan Israel. Tahun 2005, Avi juga sempat mencalonkan diri sebagai anggota dewan
dengan slogan ‘Milyuner Sosialis yang bisa dibanggakan’ dimana ia menawarkan
program reformasi kesejahteraan untuk masyarakat luas. Meskipun tidak terpilih,
Avi tetap terlibat didunia politik. Salah satu aksinya yang paling dikenal
publik ialah saat ia menawarkan $1 milyar kepada perdana menteri Palestina agar
mau berdialog dengan rekanannya di Israel guna mencapai kesepakatan
perdamaian.
Tahun 2007, Avi mulai terjun di bisnis industri makanan. Ia
berinvestasi di usaha cafe waralaba di Cina bernama Chitta cafe yang ia
jalankan bersama putranya, Eyal. Sementara itu, saudaranya, Aaron memutuskan
untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya serta mendonasikan kekayaannya
guna membangun komunitas yang ada dinegaranya seperti mendirikan beberapa
sekolah di Israel. Sayangnya, pada 2010 Aaron meninggal dunia diusia 58 tahun
akibat penyakit yang ia derita. Aaron kemudian memberikan 25% kepemilikan saham
888 Holdings yang ia miliki kepada keluarga terdekatnya. (MY)