Pages

Subscribe:

December 26, 2014

Tower Crane dan alat pemotong besi tulangan

Tower crane digunakan pada pembangunan gedung bertingkat
Tower crane sangat cocok dipakai untuk pelayanan bangunan tingkat tinggi (high rise building) untuk melayani daerah yang cukup luas. Pada sebuah proyek, Tower Crane (TC) menjadi sentral atau alat yang paling utama karena dalam proyek gedung bertingkat tinggi transportasi vertikal maupun horizontal yang memegang peranan penting dan menentukan terutama soal kecepatan kerja. Tower Crane digunakan untuk mengangkut concrete bucket untuk pengecoran kolom pada lokasi yang tinggi serta mengangkut peralatan bantu dan bahan-bahan untuk pekerjaan struktur, seperti air compressor, bekisting kolom, flying table form, besi beton, serta alat dan bahan lain. Seluruh operasional proyek sangat dipengaruhi oleh berfungsinya tower crane, disebabkan peranannya yang dominan untuk kelancaran jalannya pembangunan proyek.

Prinsip  kerja tower crane berdasarkan kekuatan mesin (genset), keseimbangan beban, momen dan tegangan tarik kabel, serta sifatnya dapat berputar 360 derajat. Tower crane mampu menjangkau tempat yang jauh, mempunyai kapasitas angkut yang besar, dan dapat diatur mengikuti ketinggian bangunan.

Tower crane harus dtempatkan sebaik mungkin agar dapat menjangkau seluruh wilayah proyek dengan menggunakan panjang lengan (Jib Length) yang sependek mungkin tanpa harus melakukan pekerjaan bongkar pasang tower crane. Semakin jauh radius jib, maka kemampuan angkat menurun.


Jenis tower crane yang biasanya dipakai pada proyek adalah static base crane, yaitu tower crane yang berdiri secara tetap pada pondasi, dan untuk menambah kekakuannya dapat diangkurkan ke struktur gedung yang telah selesai dibangun.

Bagian-bagian dari tower crane
Untuk keperluan operasional, ketinggian tower crane minimal harus lebih tinggi 4-6 meter dari ketinggian maksimum pekerjaan yang dilayani:

Tower crane mempunyai bagian-bagian seperti:
-       Jib, merupakan bagian dari tower crane yang panjang dan bisa berputar secara horizontal sebesar 360 derajat atau sering disebut lengan tower crane yang berfungsi untuk mengangkat material atau alat Bantu pada proyek dengan bantuan kabel  baja (sling).
-    Counter Weight, berupa beton pemberat yang terdapat pada bagian belakang tower crane yang berfungsi untuk memberikan keseimbangan pada tower crane.
-   Mast section, adalah bagian dari tower crane yang menentukan tinggi dari tower crane, dimana pemasangan tiap-tiap Mast Section tersebut kearah vertikal.
-      Joint pin, adalah bagian dari tower crane yang merupakan tempat operator mengoperasikan tower crane.
-        Sabuk pengaman (collar frame atau anchorages frame), setelah ketinggian tower crane melampaui batas free standing yang diijinkan oleh pabri pembuat, tower crane harus dipasang sabuk pengaman (tie beam) yang diikatkan pada bangunan (kolom).dalam pemasangannya, harus diperhatikan kekuatan bracing agar konstruksi stabil menerima beban tarik dan tekan.

Contoh Spesifikasi Alat:
Type                             : Static Base Crane
Kapasitas                      : Jib Lenght 50 m, bentang maks. 2,3 ton
Jumlah alat                    : 1 alat tower crane untuk melayani 1 tower.


Bar Bender
Bar bender adalah alat yang digunakan untuk membengkokkan baja tulangan dalam berbagai macam sudut sesuai dengan perencanaan.
Bar bender Listrik, untuk membengkokan besi tulangan
Cara kerja alat ini adalah baja yang akan dibengkokkan dimasukkan diantara poros tekan dan poros pembengkok kemudian diatur sudutnya sesuai dengan sudut bengkok yang diinginkan dan panjang pembengkokannya. Ujung tulangan pada poros pembengkok dipegang dengan kunci pembengkok. Kemudian pedal ditekan sehingga roda pembengkok akan berputar sesuai dengan sudut dan pembengkokan yang diinginkan. Bar bender dapat mengatur sudut pembengkokan tulangan dengan mudah dan rapi.

Sebagai contoh, yaitu Bar bender merek Takeda Machinery yang mempunyai batas pembengkokan besi tulangan maksimal diameter besi 32 mm.

Pada penggunaannya harus diperhatikan keadaan sekitar karena banyaknya aktifitas para pekerja lain yang sering melewati Area pembengkokan besi atau bar bender, hal ini dikarenakan penempatan lokasi yang didekatkan dengan generator set. Karena pernah terjadi kecelakan kerja pada saat tulangan besi dibengkokkan dan disaat itu pula terdapat pekerja lain yang melintas area tesebut.

Contoh Spesifikasi alat:
Type                 : Takeda Machinery Co.Ltd.                            
Kapasitas          : semua dimensi tulangan (maks. D32 mm)

Bar Cutter
Bar Cutter yaitu alat pemotong baja tulangan sesuai ukuran yang diinginkan. Pada proyek ini digunakan bar cutter listrik. Keuntungan bar cutter listrik dibandingkan bar cutter manual adalah bar cutter listrik dapat memotong besi tulangan dengan diameter besar dan dengan mutu baja cukup tinggi, disamping itu juga dapat mempersingkat waktu pengerjaan. Contoh Bar cutter berikut ini mempunyai dimensi tulangan maksimal untuk pemotongan yaitu  besi tulangan diameter 32 mm.
Bar Cutter, merk TOYO
Cara kerja dari alat ini yatu baja yang akan dipotong dimasukkan kedalam gigi bar cutter, kemudian pedal pengendali dipijak, dan dalam hitungan detik baja tulangan akan terpotong. Pemotongan untuk baja tulangan yang mempunyai diameter besar dilakukan satu persatu. Sedangkan untuk baja yang diameternya lebih kecil, pemotongan dapat dilakukan beberapa buah sekaligus sesuai dengan kapasitas alat.


Pengoperasian pada alat ini juga memerlukan perhatian khusus dikarenakan apabila operator tidak memperhatikan penggunaan bar cutter maka dapat membahayakan keselamatan kerja.
 

Contoh Spesifikasi Alat:
Type                 : Toyo Kensetsu (sumber tenaga lsitrik)
Kapasitas          : Semua dimensi tulangan (maks. D32 mm)

Sumber: www.ilmusipil.com

0 comments:

Post a Comment